Artikel Terkini

Bolehkah Puasa Dzulhijjah Tidak Full?

Bolehkah Puasa Dzulhijjah Tidak Full?
Bolehkah Puasa Dzulhijjah Tidak Full? 1
Bolehkah Puasa Dzulhijjah Tidak Full?
Bolehkah Puasa Dzulhijjah Tidak Full?
Bolehkah Puasa Dzulhijjah Tidak Full? 2

BincangSyariah.Com–Bolehkah puasa Dzulhijjah tidak full? Pasalnya, memasuki sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, seyogiany umat Islam memperbanyak ibadah. Termasuk di antaranya adalah puasa sunnah pada tanggal satu sampai sembilan Dzulhijjah.

Tetapi, akibat dari suatu kesibukan membuat sebagian orang tidak bisa puasa penuh 9 hari tersebut. Lantas, bolehkah puasa dzulhijjah tidak full? (Baca: Bolehkah Puasa Dzulhijjah Tidak Berurutan?).

Bolehkah Puasa Dzulhijjah Tidak Full? 3

Dalam literatur kitab klasik, salah satu dalil kesunnahan berpuasa 9 hari pertama bulan Dzulhijjah adalah berdasarkan sabda nabi Saw. Hal ini sebagaimana dalam kitab Sunan Tirimidzi juz I halaman 131 berikut,

مَا مِنْ أَيَّامٍ أَحَبّ إِلَى اللَّهِ أَنْ يُتَعَبَّدَ لَهُ فِيهَا مِنْ عَشْرِ ذِي الْحِجَّةِ يَعْدِلُ صِيَامُ كُلِّ يَوْمٍ مِنْهَا بِصِيَامِ سَنَةٍ وَقِيَامُ كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْهَا بِقِيَامِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Artinya: “Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzul Hijjah, satu hari berpuasa dalamnya setara dengan setahun berpuasa, satu malam mendirikan shalat malam setara dengan shalat pada malam Lailatul Qadar.”

Bolehkah Puasa Dzulhijjah Tidak Full?

Dengan hadits di atas, cukup jelas bahwa ibadah apapun bentuknya pada sepuluh hari tersebut sangat dianjurkan, termasuk shalat, puasa dan lain sebagainya.

Hanya saja, karena puasa dilarang pada hari Idul Adha, maka puasa terhitung sebanyak sembilan hari. Akan tetapi, bagi seseorang yang tidak bisa memenuhi puasa 9 hari dia masih boleh untuk melakukan puasa sebanyak yang dia mampu. Bahkan hal ini lebih utama dari pada tidak melakukan puasa sama sekali.

Hal ini selaras dengan kaidah fikih,

 مَا لَا يُدْرَكُ كُلُّهُ لَا يُتْرَكُ كُلُّهُ

Artinya : “Bila tak mendapatkan semuanya, jangan tinggalkan seluruhnya.”

Kaidah di atas memberikan penjelasan bahwa apabila seseorang tidak mampu untuk melakukan puasa sembilan hari di awal bulan Dzulhijjah, maka seharusnya dia tidak meninggalkan seluruhnya, melainkan melakukan puasa di hari yang ia mampu.

Hal ini karena dalam urusan agama, seorang muslim seyogianya melaksanakannya sesuai dengan kemampuan yang kita miliki Sebagaimana dalam firman Allah Swt berikut,

فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ مَا ٱسۡتَطَعۡتُمۡ

Artinya : “Karena itu bertakwalah kalian kepada Allah menurut kesanggupanmu.” (QS at-Taghabun [64]: 16).

Dari penjelasan di atas dapat penjelasan bahwa bagi seseorang yang tidak bisa memenuhi puasa Sembilan hari di bulan Dzulhijjah, dia masih boleh untuk melakukan puasa sebanyak yang dia mampu. Bahkan hal ini lebih utama daripada tidak melakukan puasa sama sekali.

Demikian penjelasan mengenai bolehkah puasa dzulhijjah tidak full. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam. (Baca juga: Ini Cara Niat Puasa Dzulhijjah Lengkap).

Bolehkah Puasa Dzulhijjah Tidak Full? 1
kontraktor rumah
bina rumah
pinjaman lppsa
pengeluaran kwsp
spesifikasi rumah
rumah ibs
pelan rumah
rekabentuk rumah
bina rumah atas tanah sendiri
kontraktor rumah selangor
rumah banglo syaifulloh bin imam muhtasari kontraktor bina rumah ibs saif muhtar

Source


kontraktor rumah, bina rumah, pinjaman lppsa, pengeluaran kwsp, spesifikasi rumah, rumah ibs, pelan rumah, rekabentuk rumah, bina rumah atas tanah sendiri, kontraktor rumah selangor, rumah banglo
syaifulloh bin imam muhtasari kontraktor bina rumah ibs saif muhtar
syaifulloh bin imam muhtasari kontraktor bina rumah ibs saif muhtar
syaifulloh bin imam muhtasari kontraktor bina rumah ibs saif muhtar

Back to list